Keberagaman Indonesia Menjadi Kekuatan Indonesia


Keberagaman Indonesia Menjadi Kekuatan Indonesia
Daniel Andrew Parningotan Gultom

Pendahuluan
Keragaman merupakan suatu kondisi pada kehidupan masyarakat. Perbedaan seperti itu ada pada suku bangsa, agama, ras, serta budaya. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa indonesia. Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju indonesia yang lebih baik.
Keberagaman bangsa Indonesia dapat dibentuk oleh banyaknya jumlah suku bangsa yang tinggal di wilayah Indonesia dan tersebar di berbagai pulau dan wilayah di penjuru indonesia. Setiap suku bangsa memiliki ciri khas dan karakteristik sendiri pada aspek sosial dan budaya. Menurut penelitian badan statistik auat BPS, yang di lakukan tahun 2010, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa.
Indonesia Terdiri Dari Berbagai Suku .Indonesia dikenal dengan Bangsa yang majemuk, dimana semua suku, ras, agama dan budaya ada di Indoensia. Semua bersatu dengan semboyan "Bhineka Tunggal Ika", perbedaan bukan menjadi penghalang tersatukannya sisi kemanusiaa dan itulah Indonesia. Negeri yang kaya raya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia dari sabang hingga merauke. Persatuan ditengah perbedaan menjadi ciri khas bangsa Indonesia sejak dahulu.
Negara kita Indonesia adalah sebuah negara besar yang terdiri dari ribuan pulau yang tersebar di negeri. Dengan kondisi gegrafis yang begitu luas, maka tak heran jika Indonesia memliki beragam suku dan budaya. Kekayaan Indonesia tidak hanya dari sumber daya alam yang melimpah ruah, namun kekayaan budaya yang begitu majemuk menjadi salah satu pemersatu bangsa di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ada suku Jawa, Madura, Betawi, Batak dan masih banyak lagi suku lainnya yang tersebar di berbagai daerah.

Kerangka Pemikiran
Sosiologi Historis memakai sejarah untuk dapat mengamati hubungan interaksi dan perilaku antar negara-negara. Dengan pendekatan Sosiologi Historis ini kita dapat  menemukan dan melihat pola-pola perilaku yang mungkin dapat  dikembangkan di masa yang akan datang. Gurminder K, Bhimbra dalam jurnal yang dia tulis membahas tentang Webberian dan juga Marxist historical sociology. Webber dalam jurnal itu mengkaji bagaimana kebangkitan eropa dan juga menganggap eropa sebagai inti atau pusat kemajuan dunia dan juga pusat modernitas dunia . Sedangkan marx membahas asal usul dan sifat dari kapitalisme. Perkembangan bidang ekonomi dan bidang teknologi yang ada di eropa pada saat itu lalu ditransfer melalui proses yang disebut dengan imperialism dan kolonialisme  ke seluruh dunia.
Sosiologi Historis dapat dijadikan sebagai alternative pendekatan dalam studi Hubungan Internasional. Hal tersebut  berlaku sama bagi teori normatif, teori kritis, feminis dan lain lain. Sosiologi Historis juga dapat  digunakan untuk melihat sejauh mana suatu fenomena yang terjadi bisa dilihat polanya dan juga dapat dipakai untuk menemukan dan menyelesaikan masalah dari suatu fenomena-fenomena yang ada melalui pola-pola tersebut.
Pembahasan
Yang menjadi pembahasan mengenai sesuatu yang dapat menjadi potensi Indonesia untuk  menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia ialah masyarakat Indonesia keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia. Keberagaman yang saya maksud disini ialah Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, budaya yang tidaklah sedikit serta terdiri dari 6 agama yang dimiliki oleh Indonesia.
Kenapa saya membuat kebergaman menjadi sesuatu yang dapat menjadi potensi Indonesia ialah karena Indonesia memiliki suku yang begitu banyak, karna begitu banyaknya suku yang dimiliki oleh Indonesia, Indonesia akan mendapat berbagai macam bentuk pola pikir yang ada dari berbagai suku yang ada sehingga pola pikir ini menjadi suatu bentuk masukan bagi Indonesia dalam menjalankan roda pemerintahan Indonesia. Sebagai contoh ialah pada pemerintahan Presiden Jokowi yang memiliki keturunan jawa yang memiliki karakter suku jawa pada umumnya yakni sebisa mungkin untuk menghindari konflik yang kemudian dipadu dengan karakter kabinet nya yakni luhut panjaitan yang memiliki keturunan batak dan juga memiliki karakteristik orang batak pada umumnya yakni mempunyai sifat yang keras dan tegas. Yang menjadi artinya disini adalah dengan begitu banyaknya pola pikir , sifat dan tingkah laku yang ada dapat menjadi suatu hal yakni kekuatan Indonesia karna Indonesia mendapat begitu banyak masukan untuk dijadikan refrensi dalam menghadapi suatu hal dan dapat saling melengkapi satu dengan yang lain nya.
Dengan menggunakan pendekatan sosiologi historis dapat dianalisa dari sejarahnya mengenai keberagaman bangsa Indonesia yang dimulai dari datangnya budaya dari India dan cina atau agama Hindu dan Buddha yang banyak mempengaruhi kebudayaan Indonesia hingga saat ini dan tetap membekas sehingga mempengaruhi begitu banyak pola pikir yang ada dalam setiap suku yang ada di Indonesia dan menjadi Identitas bangsa Indonesia. Selain itu , pada masa kolonial belanda dan jepang yang juga begitu banyak mempengaruhi pola pikir hingga hal-hal yang telah menjadi kebiasaan bangsa Indonesia hingga saat ini dan menjadi peninggalan bagi Indonesia seperti contoh datangnya agama Kristen yang dibawa oleh misionaris dari Belanda dan juga negara-negara eropa lain yang datang ke Indonesia, sehingga membentuk pola pikir baru yang ada dalam masyarkat Indonesia, dan juga membawa perubahan yang signifikan juga dalam perkembangan Indonesia
Yang menjadi kelebihan berikutnya ialah Indonesia dapat melakukan diplomasi yang lebih baik dengan negara-negara lain karna keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia, sebagai contoh diplomasi dengan negara cina, dimana Indonesia juga memiliki warga keturunan cina yang dimana hal ini dapat menjadi sebuah kemudahan bagi Indonesia dalam melakukan diplomasi dengan cina dengan mengutus keturunan cina yang ada di Indonesia. Contoh lain nya juga diplomasi dengan negara suriname dimana terdapat ikatan tersendiri di Indonesia.
 Dari berbagai hal yang telah disebutkan diatas  dapat diambil kesimpulan bahwa Indonesia memiliki potensi menjadi negara yang dapat melakukan diplomasi dengan mudah sehingga Indonesia dapat mendapatkan kepentingan-kepentingan nya karna Indonesia memiliki banyak ikatan tersendiri dengan negara lain. Hal berikutnya ialah begitu banyaknya suku yang ada di Indonesia tentu juga begitu banyaknya pola pikir yang ada di Indonesia, sehingga dapat dijadikan  refrensi bagi pemerintah untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada dan melakukan diplomasi dengan negara luar dengan mengirim diplomat yang memiliki karakteristik yang cenderung sama dengan negara yang akan dituju sesuai dengan sifat, tingkah laku dan pola pikir yang dimiliki oleh diplomat Indonesia. Dapat kita ambil analogi bahwa pelangi itu indah karena memiliki bermacam-macam warna, sama seperti Indonesia, Indonesia indah karena begitu banyaknya warna yang menghiasi Indonesia yakni keberagaman, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang khas akan Indonesia dan juga sebagai kekuatan dalam dunia Internasional.

Comments

Popular posts from this blog

Analisa Kebijakan Luar Negri Indonesia Terhadap Myanmar Dalam Isu Rohingya

Sekuritisasi Dalam Konteks Sistem Pertahanan Indonesia

Menganalisa Kecaman Dunia Baik Negara Maupun Individu Terhadap Pernyataan Presiden Amerika Mengenai Yerusalem Adalah Ibu Kota Israel Melalui Pendekatan Normatif