Posts

Sekuritisasi Dalam Konteks Sistem Pertahanan Indonesia

Sekuritisasi Dalam Konteks Sistem Pertahanan Indonesia Daniel Andrew Parningotan Gultom A.     Pengantar Sekuritisasi dalam Studi hubungan internasional  menurut ( Mazhab Kopenhagen ) ialah sebuah proses perubahan subjek menjadi sebuah persoalan dalam konteks keamanan oleh negara. Ini merupakan  politisasi  versi ekstrem yang memberikan izin untuk melakukan cara apapun untuk menjaga keamanan. Isu yang tersekuritisasi tidak selalu berupa isu yang menentukan suatu keberlangsungan sebuah  negara . Isu yang telah tersekuritisasi justru adalah isu pada saat seseorang telah berhasil memberikan perubahan terhadap suatu isu menjadi persoalan-persoalan hidup dan mati       atau bisa dikatakan eksistensial. Teoriwan sekuritisasi menegaskan bahwa subjek yang telah berhasil untuk tersekuritisasi telah mendapat lebih banyak perhatian dan juga sumber daya dibandingkan dengan subjek yang telah gagal tersekuritisasi hingg...

Keberagaman Indonesia Menjadi Kekuatan Indonesia

Keberagaman Indonesia Menjadi Kekuatan Indonesia Daniel Andrew Parningotan Gultom Pendahuluan Keragaman merupakan suatu kondisi pada kehidupan masyarakat. Perbedaan seperti itu ada pada suku bangsa, agama, ras, serta budaya. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa indonesia. Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju indonesia yang lebih baik. Keberagaman bangsa Indonesia dapat dibentuk oleh banyaknya jumlah suku bangsa yang tinggal di wilayah Indonesia dan tersebar di berbagai pulau dan wilayah di penjuru indonesia. Setiap suku bangsa memiliki ciri khas dan karakteristik sendiri pada aspek sosial dan budaya. Menurut penelitian badan statistik auat BPS, yang di lakukan tahun 2010, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa. Indonesia Terdiri Dari Berbagai Suku .Indonesia dikenal dengan Bangsa yang majemuk, dimana semua suku, ras, agama dan budaya ada di ...

Analisa Kebijakan Luar Negri Indonesia Terhadap Myanmar Dalam Isu Rohingya

Analisa Kebijakan Luar Negri Indonesia Terhadap Myanmar Dalam Isu Rohingya Daniel Andrew Parningotan Gultom   Poin     :     -         Apa kebijakan luar Negri Indonesia terhadap Isu Rohingya -            Mengapa Indonesia Mengeluarkan kebijakan tersebut -            Apa kepentingan nasional Indonesia dalam isu tersebut -            Bagaimana Indonesia menjalankan kebijakan tersebut             Bedasarkan catatan sejarah etnis Rohingya sudah mendiami Rakhine pada abad ke 14 Berada di Kerajaan Mrauk U yang pada saat itu dipimpin oleh seorang raja Buddhis bernama Narameikhla atau bisa dipanggil Min Saw Mun. Pada Tahun 1942 etnis Rohingya sudah mengalami upaya-upaya pengusiran dari wilayah Arakan. Pernyataan Panglima...

Menganalisa Kecaman Dunia Baik Negara Maupun Individu Terhadap Pernyataan Presiden Amerika Mengenai Yerusalem Adalah Ibu Kota Israel Melalui Pendekatan Normatif

Menganalisa Kecaman Dunia Baik Negara Maupun Individu Terhadap Pernyataan Presiden Amerika Mengenai Yerusalem Adalah Ibu Kota Israel Melalui Pendekatan Normatif Daniel Andrew Parningotan Gultom A.     Pendekatan Teori Kosmopolitan merupakan sebuah terori maupun pemahaman dalam ilmu Hubungan Internasional yang memiliki anggapan bahwa kita sebagai manusia memiliki kewajiban yaitu sebagai warga dunia maupun warga kota. Sehingga kita memiliki kewajiban untuk menyebarkan perdamian dan kebaikan dan menghindari untuk menggunakan kekerasan apapun yang memberikan dampak untuk merusak. Cosmopolitan memiliki pondasi utama yaitu mengenai moralitas global dan prinsip-prinsip kemanusiaan. Deontologis merupakan perspektif yang menganggap bahwa moralitas adalah universal dan bahwa kode moral dan aturan-aturan dapat di terapkan maupun di berlakukan bagi setiap individu. Etika dalam Hubungan internasional khususnya pengambilan kebijakan luar negri didasari secara otomatis d...

Analisa Reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan Dengan Menggunakan Teori Kritis

Analisa Reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan Dengan Menggunakan Teori Kritis Daniel Andrew Parningotan Gultom Pendahuluan           Sebutan atau nama “Korea” diambil dari nama dinasti Korea yang sangat terkenal, yaitu Dinasti Goryeo yang berdiri pada tahun 935-1392. Tiga Kerajaan Akhir (892-936) pada saat itu terbagi atas Silla, Hubaekje atau Baekje Akhir dan Taebong atau dapat juga dikenal dengan sebutan Hukoguryo atau Goguryeo Akhir. Wang Geon menumbangkan kekuasaan Hubaekje tahun 936 dan mengesahkan pemerintahan baru, yaitu Dinasti Goryeo. Perang Korea merupakan perang antara Negara Korea Utara dan Negara Korea Selatan yang awalnya terjadi pada tanggal 25 Juni 1950. Perang Korea ini sempat berhenti sementara waktu dengan melakukan gencatan senjata yang disepakati oleh kedua belah pihak pada tanggal 27 Juli 1953 [1] . Konflik ini disebabkan oleh pembagian negara Korea dan upaya-upaya kedua Korea untuk mempersatukan ke...

Pentingkah Pengantar Studi Strategis dan Pertahanan Untuk Dipelajari ?

Pentingkah Pengantar Studi Strategis dan Pertahanan Untuk Dipelajari ? Daniel Andrew Parningotan Gultom A.    Pengantar Jika kita telaah kata perkata, yang dimaksud dengan   Strategi ialah suatu hal yang sangat penting dalam suatu usaha dalam hal mencapai suatu tujuan. Awalnya, strategi ini dikenal memilik hubungan yang sangat erat dengan aspek keamanan khususnya pada bidang militer. Hal ini karena pada awalnya strategi itu hanya digunakan pada aspek atau bagian-bagian militer untuk menghadapi suatu peperangan dan mencapai kemenanngan. Namun, seiring berjalannya waktu dan juga berakhirnya Perang Dingin, banyak pihak yang menganggap bahwasanya strategi itu tidak hanya dapat digunakan dalam bidang-bidang militer saja akan tetapi juga dalam semua aspek-aspek kehidupan sebenarnya sangat memerlukan sebuah strategi yang harus dipikirkan dengan cara yang sangat matang. Kepentingan dari suatu strategi inilah yang kemudian menimbulkan sebuah kajian-kajian tersendiri ...

Analisa Isu Rohingya Dengan Menggunakan Teori Post Positivis

Analisa Isu Rohingya Dengan Menggunakan Teori Post Positivis Daniel Andrew Parningotan Gultom Pendahuluan             Bedasarkan catatan sejarah etnis Rohingya sudah mendiami Rakhine pada abad ke 14 Berada di Kerajaan Mrauk U yang pada saat itu dipimpin oleh seorang raja Buddhis bernama Narameikhla atau bisa dipanggil Min Saw Mun. Pada Tahun 1942 etnis Rohingya sudah mengalami upaya-upaya pengusiran dari wilayah Arakan. Pernyataan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar yaitu Jenderal  Min Aung Hlaing mengatakan bahwa yang menjadi alasan Myanmar mengusir Rohingya karena etnis Rohingya tidak pernah menjadi kelompok etnik di myanmar dan ada ekstremis yang berasal dari etnis rohingya yang berupaya untuk menguasai negara bagian Rakhine. Proses pengusiran tersebut banyak memakan korban etnis rohingya dan menyebabkan mereka menderita secara fisik dan psikologis dan memaksa mereka harus mengungsi ke tempat lain yang begitu ...